Dari Ide Jadi Karya, Sekolah Puncak Matangkan Persiapan Lomba Cerpen FLS3N 2026

Sekolah Puncak (SMPN 12 Kota Bima) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa di bidang seni dan literasi dengan mempersiapkan peserta untuk Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026. Salah satu cabang yang menjadi perhatian utama adalah lomba menulis cerita pendek.

Kegiatan pembinaan dilakukan secara rutin dengan pendampingan dari guru pembina. Dalam latihan, siswa dibimbing untuk mengasah kemampuan menuangkan ide, membangun alur cerita, serta mengembangkan karakter dan pesan yang kuat dalam tulisan mereka.

Kepala Sekolah, Syumardi, S.E menyampaikan, sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat literasi siswa.

“Kami ingin siswa tidak hanya unggul di bidang akademik dan olahraga, tetapi juga di bidang seni dan sastra. Lomba menulis cerita pendek ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka,” ujarnya.

Pembina kegiatan, Hidayaturrahman, S.Pd. menjelaskan, latihan difokuskan pada penguatan teknik penulisan dan kreativitas.

“Siswa kami latih mulai dari mencari ide, membuat kerangka cerita, hingga menyusun cerita yang utuh dan menarik. Selain itu, kami juga mendorong mereka untuk berani mengeksplorasi gaya bahasa dan tema yang berbeda,” jelasnya.

Salah satu siswa peserta, Lista Vemi Rahayu dari kelas 7, mengaku sangat antusias mengikuti pembinaan tersebut.

“Saya senang bisa belajar menulis cerita pendek. Saya jadi lebih percaya diri menuangkan ide dan imajinasi saya ke dalam tulisan. Semoga bisa memberikan hasil terbaik di FLS3N 2026,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang terarah dan semangat yang tinggi, Sekolah Puncak optimis dapat meraih prestasi membanggakan seperti tahun lalu di ajang FLS3N 2026, khususnya pada lomba menulis cerita pendek.