Prestasi Gemilang Sekolah Puncak di FLS3N 2026

Sekolah Puncak kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah yang aktif melahirkan siswa-siswi berprestasi di bidang seni dan sastra. Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026 tingkat Kota Bima, Sekolah Puncak berhasil mencatatkan pencapaian membanggakan dengan mengirimkan peserta pada tiga cabang lomba dan seluruhnya sukses masuk dalam jajaran 10 besar terbaik.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Sekolah Puncak karena dari tiga cabang lomba yang diikuti, dua di antaranya berhasil meraih posisi Juara 2. Adapun rincian prestasi yang diraih yaitu Sri Anisa, siswi kelas 7, berhasil meraih Juara 2 pada cabang lomba Mendongeng. Kemudian M. Fathar Asikin, siswa kelas 7, juga berhasil meraih Juara 2 pada cabang Ilustrasi. Sementara itu, Lista Vemi Rahayu sukses menorehkan prestasi dengan meraih Juara 5 pada cabang Menulis Cerita.

Ajang FLS3N sendiri merupakan kompetisi tahunan yang bertujuan mengembangkan bakat, kreativitas, dan kemampuan siswa di bidang seni serta sastra. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan semangat berkarya.

Keberhasilan Sekolah Puncak pada tahun ini tidak diraih secara instan. Para peserta telah menjalani proses pembinaan dan latihan intensif selama beberapa minggu sebelum perlombaan berlangsung. Mulai dari penguatan materi, teknik penyampaian, pengembangan ide kreatif, hingga latihan mental dan kepercayaan diri dilakukan secara bertahap bersama para pembina.

Pada cabang lomba mendongeng, Sri Anisa tampil memukau dewan juri dengan kemampuan bercerita yang ekspresif, intonasi yang jelas, serta penghayatan karakter yang kuat. Penampilannya mampu menarik perhatian penonton dan juri sehingga berhasil mengantarkannya meraih posisi Juara 2.

Sementara itu, pada cabang ilustrasi, M. Fathar Asikin menunjukkan kemampuan menggambar dan menuangkan ide secara kreatif melalui karya visual yang menarik serta memiliki pesan yang kuat. Ketelitian, kreativitas, dan penguasaan teknik ilustrasi menjadi nilai lebih yang mengantarkan dirinya meraih Juara 2.

Tidak kalah membanggakan, Lista Vemi Rahayu yang mengikuti cabang menulis cerita berhasil menciptakan karya tulis yang dinilai memiliki alur menarik, penggunaan bahasa yang baik, dan pesan moral yang kuat sehingga mampu menempatkannya pada posisi Juara 5.

Kepala Sekolah Puncak, Syumardi, S.E., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih para siswa. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara peserta, guru pembina, orang tua, dan dukungan seluruh warga sekolah.

“Kami sangat bersyukur atas capaian luar biasa yang diraih siswa-siswi Sekolah Puncak pada ajang FLS3N tahun ini. Ketiga cabang lomba yang diikuti semuanya berhasil masuk 10 besar, bahkan dua di antaranya berhasil meraih Juara 2. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa siswa kami memiliki bakat, kreativitas, dan semangat juang yang tinggi,” ujar Syumardi, S.E.

Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.

“Sekolah akan terus mendukung setiap bakat dan minat siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang mampu melahirkan generasi kreatif, percaya diri, dan berprestasi,” tambahnya.

Perwakilan pembina lomba, Supriadi, S.Pd. mengatakan, proses persiapan dilakukan dengan penuh kesungguhan. Ia mengapresiasi semangat para peserta yang tetap disiplin dan antusias selama menjalani latihan.

“Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa selama proses pembinaan. Mereka mau belajar, menerima evaluasi, dan terus berusaha memperbaiki kemampuan masing-masing. Hasil yang diraih hari ini merupakan buah dari kerja keras mereka sendiri,” tutur Supriadi, S.Pd.

Menurutnya, tantangan dalam ajang FLS3N cukup besar karena peserta yang mengikuti lomba berasal dari berbagai sekolah terbaik. Namun dengan latihan yang konsisten dan dukungan penuh dari sekolah, para siswa mampu tampil maksimal.

“Kami berharap prestasi ini menjadi awal yang baik untuk pencapaian yang lebih tinggi lagi di masa mendatang. Semoga siswa-siswi Sekolah Puncak semakin percaya diri untuk mengikuti berbagai kompetisi lainnya,” lanjutnya.

Salah satu peserta lomba mendongeng, Sri Anisa, mengaku sangat senang dan terharu atas hasil yang diraihnya. Ia mengatakan bahwa pengalaman mengikuti FLS3N memberikan banyak pelajaran berharga, terutama dalam melatih keberanian dan rasa percaya diri.

“Awalnya saya merasa gugup karena harus tampil di depan banyak orang dan bersaing dengan peserta dari sekolah lain. Tetapi berkat dukungan guru pembina, kepala sekolah, dan teman-teman, saya menjadi lebih percaya diri. Saya sangat bersyukur bisa meraih Juara 2 dan membawa nama baik sekolah,” ungkap Sri Anisa.

Hal senada juga disampaikan M. Fathar Asikin yang merasa bangga karena hasil karyanya mendapat apresiasi dari dewan juri.

“Saya senang sekali karena kerja keras selama latihan membuahkan hasil. Saya ingin terus belajar dan mengembangkan kemampuan menggambar agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Sementara itu, Lista Vemi Rahayu mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan menulisnya.

“Mengikuti lomba ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya jadi lebih percaya diri untuk menulis dan menuangkan ide dalam bentuk cerita. Semoga ke depan saya bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Prestasi yang diraih Sekolah Puncak pada ajang FLS3N 2026 menjadi bukti bahwa pengembangan bakat dan kreativitas siswa memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Tidak hanya berfokus pada akademik, sekolah juga terus mendorong siswa untuk aktif berkarya, berinovasi, dan berani menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Keberhasilan ini pun disambut antusias oleh seluruh warga sekolah. Para guru dan siswa berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan semangat berkompetisi di berbagai bidang.

Dengan capaian membanggakan ini, Sekolah Puncak optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik daerah maupun nasional.