Sekolah Puncak Rutin Gotong Royong, Dukung Program Bima BISA

Sekolah Puncak terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) melalui pelaksanaan kegiatan gotong royong yang rutin dilaksanakan setiap hari sebelum proses pembelajaran dimulai. Program ini menjadi salah satu upaya strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus membangun karakter peduli lingkungan bagi seluruh warga sekolah.

Sejak pagi hari, sebelum bel masuk berbunyi, seluruh siswa sudah berkumpul di area yang telah ditentukan dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing. Kegiatan gotong royong dimulai dengan pembagian tugas yang terstruktur, di mana setiap kelas bertanggung jawab terhadap kebersihan ruang kelas, halaman, taman sekolah, hingga area fasilitas umum seperti tempat ibadah dan toilet.

Para guru dan tenaga kependidikan turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut terlibat langsung bersama siswa, memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa kuat, menciptakan interaksi positif antara siswa dan guru di luar kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kepala Sekolah Puncak, Syumardi, S.E. menegaskan, kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter di sekolah. Menurutnya, membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan harus dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Gotong royong ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa. Kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ini adalah bentuk dukungan konkret kami terhadap program Kota Bima BISA,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen sekolah. Dukungan dari guru, tenaga kependidikan, serta antusiasme siswa menjadi faktor utama yang membuat kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha, Sukmawati, A.Ma., menyampaikan, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekolah.
“Lingkungan yang bersih dan asri tentu akan mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal. Selain itu, melalui kegiatan ini, siswa juga belajar untuk memiliki rasa memiliki terhadap sekolahnya. Mereka menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab dalam menjaga fasilitas yang ada,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Oleh karena itu, kegiatan gotong royong ini diharapkan mampu membangun budaya hidup bersih yang terus melekat pada diri siswa.

Dari sisi siswa, kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif. Salah satu perwakilan siswa mengungkapkan, gotong royong setiap pagi membuat mereka lebih semangat dalam memulai aktivitas belajar.
“Kami merasa senang bisa ikut berpartisipasi. Selain membuat lingkungan sekolah menjadi bersih dan nyaman, kegiatan ini juga membuat kami lebih kompak dan saling bekerja sama. Setelah gotong royong, kami jadi lebih siap dan fokus untuk belajar,” tuturnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan antar siswa dari berbagai kelas, serta membangun sikap saling menghargai dan membantu satu sama lain. Kebiasaan positif ini diharapkan dapat terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dengan konsistensi pelaksanaan gotong royong setiap hari, Sekolah Puncak optimis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, sehat, dan asri sesuai dengan visi program Kota Bima BISA. Lebih dari itu, sekolah juga berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.