Kegiatan IMTAQ di Sekolah Puncak dan Perayaan Hari Valentine

Sekolah Puncak, 15 Februari 2025 – Sekolah Puncak mengadakan kegiatan IMTAQ (Iman dan Taqwa) yang dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang nilai-nilai agama dan moral. Kegiatan yang berlangsung hari kemarin, Jumat (14/2), mengangkat tema "Cinta Sejati dalam Perspektif Agama dan Moral".
Di tengah perayaan Hari Valentine yang banyak dirayakan di seluruh dunia, kegiatan IMTAQ ini bertujuan untuk memberikan pencerahan mengenai baik buruknya perayaan tersebut. Sekolah Puncak (SMPN 12 Kota Bima), sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai moral, berupaya untuk memberikan pandangan seimbang tentang perayaan Hari Valentine yang sering kali disalahartikan.
Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh siswa dan staf pengajar, pembicara berbicara tentang konsep cinta sejati menurut pandangan agama. salah satu guru, menjelaskan bahwa dalam Islam, cinta sejati haruslah didasari oleh ketulusan, kesucian, dan kesetiaan, serta diiringi dengan ketaatan kepada Tuhan. "Valentine, jika hanya dijadikan ajang untuk saling memberikan hadiah tanpa memahami esensi cinta yang sesungguhnya, dapat mengarah pada perayaan yang tidak sejalan dengan ajaran agama," ujar nya.
Sementara itu, guru lain juga menyampaikan bahwa perayaan Valentine bisa membawa dampak positif jika dirayakan dengan penuh kesadaran dan tujuan yang baik. "Valentine bisa menjadi momen untuk mengingatkan kita akan pentingnya menghargai dan menyayangi sesama, tetapi perayaan ini sebaiknya tidak mengekspresikan cinta dalam bentuk yang melanggar norma-norma kesopanan dan etika," jelasnya.
Di sisi lain, ada pula pandangan yang menyarankan agar perayaan Hari Valentine tidak terlalu dirayakan secara berlebihan. Kepala Sekolah Puncak, Bapak Muhamad Ali AKbar, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah tidak melarang perayaan Hari Valentine, namun tetap mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan dan moralitas. "Sebagai lembaga pendidikan, tugas kami adalah memberikan wawasan kepada siswa agar bisa memilih dan memaknai setiap perayaan dengan bijak. Kami ingin agar siswa dapat membedakan mana yang baik dan buruk bagi diri mereka," ujar Bapak Kepala Sekolah.
Acara IMTAQ ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan siswa untuk mengajukan pertanyaan mengenai topik yang telah dibahas. Banyak siswa yang terlihat antusias, memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut mengenai Hari Valentine serta bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, kegiatan IMTAQ ini memberikan manfaat positif bagi siswa Sekolah Puncak dalam mengembangkan sikap yang lebih bijak dalam menyikapi perayaan-perayaan yang ada, termasuk Hari Valentine. Sekolah berharap siswa dapat terus menanamkan nilai cinta yang sejati, yang tidak hanya sebatas perayaan atau simbol, tetapi juga dalam tindakan nyata untuk menciptakan kedamaian dan kebahagiaan bersama.