Kekecewaan Tim Voli Sekolah Puncak atas Keputusan Wasit di Poin-Poin Penentu Kemenangan

Kota Bima Bima, 15 Februari 2025 – Tim voli Sekolah Puncak (SMPN 12 Kota Bima) mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah beberapa kali merasa dirugikan oleh keputusan wasit dalam pertandingan mereka di Turnamen Voli Antar Kota dan Kabupaten Bima. Keputusan wasit pada beberapa poin penentu kemenangan dinilai kontroversial dan menjadi sorotan bagi para pemain, pelatih, serta pendukung tim.
Dalam pertandingan yang berlangsung kemarin, tim voli Sekolah Puncak berhadapan dengan tim kuat lainnya. Meskipun menunjukkan permainan yang solid, mereka merasa keputusan wasit pada poin-poin krusial seringkali merugikan mereka. Salah satu momen yang paling disorot terjadi pada set ketiga, di mana sebuah bola yang seharusnya jatuh di area lawan justru dinyatakan keluar oleh wasit, padahal banyak penonton yang yakin bola tersebut sah masuk.
"Keputusan-keputusan wasit yang tidak konsisten di poin-poin penentu sangat mengganggu konsentrasi kami. Kami merasa berjuang keras untuk memenangkan pertandingan, namun seringkali keputusan yang merugikan justru membuat kami kehilangan momentum," ujar Kapten Tim Voli Sekolah Puncak, dengan nada kecewa.
Pelatih Tim Voli Sekolah Puncak, Mr. Yats, juga mengungkapkan kekecewaannya. "Kami tidak ingin menyalahkan wasit, namun ada beberapa keputusan yang membuat kami merasa tidak diperlakukan adil. Tim kami sudah berlatih keras dan bermain dengan penuh semangat, namun hasil yang seharusnya kami dapatkan kadang hilang karena keputusan-keputusan yang membingungkan," ujarnya.
Pihak sekolah pun turut menanggapi keluhan ini. Kepala Sekolah Puncak, Bapak Muhamad Ali Akbar, menyatakan bahwa sekolah akan menyampaikan hasil rekaman kepada panitia penyelenggara turnamen terkait keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. "Kami ingin semua pertandingan berjalan dengan adil dan transparan. Keputusan wasit sangat mempengaruhi hasil akhir pertandingan dan kami berharap ke depannya turnamen bisa lebih memperhatikan kualitas wasit agar hal ini tidak terulang lagi," tambahnya.
Meskipun kecewa, Tim Voli Sekolah Puncak tetap bertekad untuk tetap semangat berlatih kedepannya. Mereka menegaskan bahwa meskipun hasil pertandingan tidak selalu sesuai harapan, semangat untuk terus berkompetisi dan meraih prestasi tetap membara. Tim berharap agar ke depannya kualitas kepemimpinan wasit dapat ditingkatkan agar pertandingan berjalan dengan lebih adil dan profesional.
"Sekali lagi, kami akan terus berjuang dan berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Kami akan lebih fokus dan berusaha keras di turnamen selanjutnya," kata pelatih dengan semangat.