Seluruh Staf Sekolah Puncak Sambut Baik Himbauan Menteri Pendidikan untuk Menjadi Pribadi yang Santun

Sekolah Puncak, 30 Januari 2025 — Seluruh staf di Sekolah Puncak (SMPN 12 Kota Bima) dengan antusias menyambut baik himbauan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang mendorong setiap individu di dunia pendidikan untuk menjadi pribadi yang santun. Himbauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik, penuh dengan nilai-nilai moral yang kuat, dan berorientasi pada pengembangan karakter.

Dalam pesan tersebut, Menteri Pendidikan menyatakan bahwa setiap pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi contoh teladan bagi siswa-siswi. Pribadi yang santun bukan hanya sekadar perilaku yang sopan, tetapi juga mencakup sikap yang penuh tanggung jawab, berintegritas, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sekolah Puncak, yang selalu mengutamakan pengembangan karakter siswa, segera merespon himbauan tersebut dengan menyusun rencana untuk mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam seluruh kegiatan belajar mengajar. Kepala Sekolah Puncak, Bapak Muhamad Ali Akbar, S.Pd., mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh inisiatif Menteri Pendidikan dan berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai "Santun" sebagai landasan dalam seluruh aspek pendidikan di sekolah ini.

"Santun adalah akronim yang memiliki makna mendalam. Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong adalah prinsip-prinsip yang akan kami implementasikan tidak hanya pada guru, tetapi juga kepada seluruh staf dan siswa. Kami percaya bahwa dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, kami bisa menciptakan lingkungan yang harmonis dan mendidik karakter generasi penerus bangsa," ujar Bapak Kepala Sekolah.

Akronim "SANTUN" yang digagas Menteri Pendidikan terdiri dari beberapa nilai penting yang dapat diterjemahkan sebagai berikut:

  • Setia: Menjadi pribadi yang setia pada tugas dan tanggung jawabnya dalam mendidik.
  • Amanah: Memegang teguh prinsip kepercayaan yang diberikan oleh orang tua dan masyarakat.
  • Negarawan: Menghargai dan mencintai bangsa serta negara, menjunjung tinggi nilai kebangsaan.
  • Teladan: Menjadi contoh yang baik bagi siswa dalam segala hal.
  • Unggul: Berprestasi dan senantiasa berusaha untuk mencapai yang terbaik.
  • Ngemong: Menjaga, membimbing, dan mendukung siswa dalam proses belajar dan kehidupan mereka.

Sambutan hangat dari seluruh staf Sekolah Puncak ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih manusiawi, berkarakter, dan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi.

Melalui penerapan prinsip "Santun" ini, diharapkan seluruh anggota keluarga besar Sekolah Puncak dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan karakter siswa, yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan bagi bangsa dan negara.