Guru Sekolah Puncak ikuti Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pengajar Nasional 2026
Kota Bima – Semangat berkarya dan berkontribusi dalam dunia literasi kembali ditunjukkan oleh salah seorang guru Sekolah Puncak (SMP Negeri 12 Kota Bima) Hidayaturrahman, S.Pd. dengan mengikuti Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pengajar Nasional dalam rangka Memperingati Hari Keluarga Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Bestari Literasi Indonesia. Keikutsertaan tersebut telah resmi dikonfirmasi melalui pengiriman naskah yang berhasil direkam oleh panitia pada Kamis (23/7/2026).
Ajang nasional ini menjadi wadah bagi para pendidik dari seluruh Indonesia untuk menuangkan gagasan, pengalaman, serta nilai-nilai kehidupan keluarga ke dalam karya sastra berbentuk cerita pendek. Partisipasi guru SMPN 12 Kota Bima tersebut menjadi bukti bahwa pendidik tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai penulis yang terus mengembangkan budaya literasi.
Kepala SMP Negeri 12 Kota Bima, Syumardi, S.E., memberikan apresiasi atas semangat guru yang terus berkarya di tingkat nasional.
"Kami sangat bangga atas partisipasi guru kami dalam lomba menulis cerpen tingkat nasional ini. Keikutsertaan ini menunjukkan bahwa guru SMPN 12 Kota Bima terus berinovasi, mengembangkan kompetensi, dan menjadi teladan bagi peserta didik. Kami berharap karya yang dikirimkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Bima di tingkat nasional," ungkap Syumardi, S.E.
Mr. Yats (Panggilan akrab Hidayaturrahman) mengaku, keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus belajar dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
"Menulis adalah ruang untuk berbagi nilai, pengalaman, dan harapan. Saya percaya bahwa seorang guru tidak hanya mengajar dengan kata-kata di kelas, tetapi juga melalui karya yang dapat menginspirasi banyak orang. Apa pun hasilnya nanti, mengikuti kompetisi ini adalah pengalaman berharga yang memotivasi saya untuk terus berkarya dan menumbuhkan budaya literasi di sekolah," tuturnya.
Prestasi dan dedikasi guru tersebut juga mendapat apresiasi dari para siswa yang pernah dibinanya. Salah satunya adalah Dinda Khamelia, siswa yang pernah mendapatkan pembinaan dalam bidang kepenulisan.
"Beliau selalu mengajarkan kami untuk berani menulis dan percaya pada kemampuan sendiri. Kami tidak hanya belajar membuat cerita, tetapi juga belajar tentang disiplin, ketekunan, dan keberanian mengikuti lomba. Semoga beliau meraih hasil terbaik karena kami semua bangga memiliki guru yang terus berkarya," ujar Dinda Khamelia.
Keikutsertaan dalam lomba ini diharapkan semakin memperkuat budaya literasi di lingkungan SMPN 12 Kota Bima sekaligus menjadi inspirasi bagi guru dan peserta didik untuk terus berkarya, berprestasi, serta membawa nama baik sekolah di tingkat nasional.